BB910adalah VHF Variable Capacitance Diode (Varicap / Varactor) yang memiliki lineritas yang cukup baik dengan penyamaan kapasitansi (capacitance matching, δCd/Cd) maksimum 2,5% dengan kapasitansi tipikal Cd=38pF~2,5pF pada rentang tegangan 0,5V hingga 28V (lihat grafik). Rasio kapasitansi (perbandingan kapasitansi Cd pada VR = 0,5V versus VR = 28V) pada frekuensi 1 MHz sebesar minimal 1:14.

Batas tegangan panjar mundur maksimum VR ≤ 30V, batas arus paanjar maju IF ≤ 20 mA. Nilai resitansi seri dioda (diode series resistance) rs ≤ 1Ω pada frekuensi 1 MHz dengan VR adalah nilai pada Cd= 40pF.

Komponen elektronika yang dikemas dalam TO-92S packaging ini berguna sebagai electronic tuning pada frekuensi VHF-B hingga 460 MHz ataupun sebagai VCO (Voltage-Controlled Oscillator).

Berikut ini adalah grafik fungsi kapasitansi terhadap tegangan panjar mundur (nilai tipikal, pada frekuensi 1 MHz, diuji pada suhu ruang):


Varactor / Varicap (Variable-Capacitance) / Variable Reactance Diode / Tuning Diode adalah dioda yang kapasitansinya berubah sebagai fungsi dari perubahan tegangan yang melewatinya. Varaktor digunakan sebagai kapasitor variabel yang dikendalikan tegangan, umum digunakan pada osilator yang dikendalikan tegangan (voltage-controlled oscillator), penguat sinyal parametrik (parametric amplifiers), dan pengganda frekuensi (frequency multipliers).

Pada aplikasi sebagai osilator aplikasinya meliputi modulasi frekuensi untuk pemancar radio FM dan PLL (phase-locked loops) yang berfungsi sebagai pembangkit sintesa frekuensi (frequency synthesizers) yang melakukan tuning pada berbagai rangkaian penerima gelombang seperti pada radio, televisi, hingga telepon seluler.

Dioda Varaktor bekerja pada kondisi panjar mundur (reverse-biased). Walaupun tidak ada arus yang mengalir (menahan arus seperti pada dioda umumnya pada kondisi panjar mundur), namun karena ketebalan zona deplesi berubah sesuai dengan ketebalan tegangan bias, kapasitansi komponen elektronika ini pun berubah. Secara umu, perubahan ketebalan ini proporsional dengan akar (square-root) dari tegangan; kapasitansi proporsional terbalik dengan ketebalan zona deplesi sehingga kapasitansi proporsional terbalik dengan akar dari tegangan.