Induktor SMD(Surface Mount Device / SMD Inductor) berkode 221 ini adalah induktor dengan induktansi sebesar 220 µHyang ringkas dan kokoh dengan kualitas terbaik untuk digunakan dalam rangkaian elektronika Anda.

Komponen elektro ini berintikan ferrite drum, dikemas secara terlindung (magnetic shielded), berdimensi 12 x 12 x 7 mm. Komponen elektronika ini dapat beroperasi pada rentang suhu -40°C hingga 100°C.

Induktor ini memiliki nilai arus (rated current) maksimum sebesar 950mA (terukur pada suhu B3;t=40°C / saat induktansi berkurang hingga 75%, yang mana yang tercapai terlebih dahulu).

Inductorini memiliki nilai DCR (pada 20°C) sebesar maksimum 0,64Ω (tipikal 0,47Ω). Grafik di samping kiri menunjukkan pemetaan saturasi arus terhadap kenaikan temperatur.

Inductor Introduction/ Mengenal Induktor
Induktor adalah tipe komponen dari keluarga komponen elektronika pasif yang mampu menyimpan energi pada medan magnet yang timbul saat komponen ini dialiri oleh arus listrik. Kemampuan induktor untuk menyimpan energi magnet ini ditentukan oleh nilai induktansinya (dinyatakan dalam satuan Henry, atau biasa disingkat dengan simbol H). Pada dasarnya induktor dibentuk dari kawat penghantar yang dililitkan membentuk kumparan. Lilitan ini membangkitkan medan magnet yang kuat di dalam kumparan sesuai dengan hukum induksi Faraday.

Induktor adalah salah satu komponen elektronik dasar yang digunakan dalam rangkaian yang arus dan tegangannya berubah-ubah dikarenakan kemampuan induktor untuk memproses arus bolak-balik seperti pada sirkuit analog dan pemroses sinyal. Induktor berpasangan dengan kapasitordan komponen lain membentuk sirkuit tertala. Penggunaan induktor bervariasi dari penggunaan induktor besar pada pencatu daya untuk menghilangkan dengung pencatu daya, hingga induktor kecil yang terpasang pada kabel untuk mencegah interferensi frekuensi radio untuk dprd melalui kabel. Kombinasi induktor-kapasitor menjadi rangkaian tala (frequency selector circuit) dalam pemancar dan penerima radio.

Dua induktor atau lebih yang terkopel secara magnetik membentuk transformator. Induktor digunakan sebagai penyimpan energi pada beberapa pencatu daya moda sakelar. Induktor dienergikan selama waktu tertentu, dan dikuras pada sisa siklus. Perbandingan transfer energi ini menentukan tegangan keluaran. Reaktansi induktif XL ini digunakan bersama semikonduktor aktif untuk menjaga tegangan dengan akurat.

Induktor juga digunakan dalam sistem transmisi listrik, yang digunakan untuk mengikangkan paku-paku tegangan (voltage spikes) yang berasal dari petir, dan juga membatasi arus pensakelaran dan arus kesalahan. Dalam bidang ini, induktor sering disebut sebagai reaktor.