LED Dot Matrixini memiliki 64 LEDyang disusun dalam matriks 8 kolom 8 baris (8x8 LED), dengan terminal katoda pada kolom dan terminal anoda pada baris / cathode shared column, anode shared row. Ukuran dari komponen elektronika ini sebesar 20 x 20 x 5,9 mm, dengan diameter masing-masing LED 1,9mm.

Untuk mengendalikan tampilan pada komponen ini, terapkan algoritma pemindaian iteratif (iterative scanning algorithm) di mana masing-masing titik LED ditentukan nyala / tidaknya dengan mengatur kondisi pada 2 pin terkait (pasok arus / sourceke pin Anoda, bumikan arus / sink dari pin Katoda), dilanjutkan dengan titik LED berikutnya, demikian berulang-ulang. Apabila proses ini dilakukan cukup cepat (>50 Hz), mata manusia akan menangkap cahaya dari LED-LED ini sebagai cahaya yang berkesinambungan. Setiap LED memiliki tegangan maju / forward voltage sebesar ±2,1 Volt dengan konsumsi arus ±20 mA per segmen LED pada intensitas optimum (max 30 mA namun tidak dianjurkan).

Apabila Anda menggunakan Arduino, komponen ini dapat dikendalikan langsung dari pin Digital Output tanpa perlu menggunakan IC buffer / transistor penguat mengingat konsumsi arus yang sangat kecil (limit arus per pin Arduino adalah 40 mA, konsumsi arus LED di dot matrix component ini masih jauh di bawah ambang batas yang diperbolehkan). Jangan lupa sisipkan hambatan pembatas arus / current limiting resistor antara pin Arduino dengan pin komponen ini, gunakan saja resistor 270Ω. Untuk mengendalikan lebih dari satu unit, Anda dapat menggunakan teknik multipleksing menggunakan IC shift register 74HC595.