Komponen elektronika ini adalah LED (Light Emitting Diode) dua digit masing-masing terdiri atas 14 segmen + 1 titik dengan terminal katoda bersama / shared common cathode.

Dual digits 14-segments Alphanumeric LED Display / FSD(Fourteen Segment Display) ini dapat menampilkan informasi yang lebih bervariasi dibanding LED 7-segments biasa dengan adanya 7 segmen LED tambahan untuk tampilan yang lebih mendetail.

Tampilan grafis di pojok kiri atas adalah contoh tampilan angka dan huruf / alfanumerik (LED dari komponen ini berwarna kuning, animasi hanya ilustrasi) yang dapat dibentuk menggunakan komponen elektronika ini, mulai dari huruf A hingga huruf Z dan angka dari 0 hingga 9. Angka 0 dan huruf O dapat dengan mudah dibedakan karena angka 0 ditampilkan dengan garis diagonal di dalamnya (cara umum dalam tipografi untuk menuliskan angka nol), angka 1 dan huruf I juga mudah dibedakan karena huruf I ditampilkan dalam bentuk serif. Jumlah segmen juga cukup banyak untuk mampu menampilkan huruf kompleks seperti huruf M, Q dan W.

Spesifikasi Komponen

Pin Out Diagram dan Simbol Sirkit Internal 14-Segment LED.
Klik gambar untuk memperbesar.
Komponen ini dapat dikendalikan dari mikrokontroler/ papan pengembang seperti Arduinodengan mudah, namun karena pin yang dibutuhkan cukup banyak, Anda bisa menggunakan IC shift-registerseperti 74HC595yang dapat disusun secara seri (2 IC = 16 keluaran, lebih dari cukup untuk mengendalikan komponen tampilan ini).

Sisipkan resistor pembatas arus / limiting resistorsebesar 150Ω antara pin keluaran 74595 dengan masing-masing pin anoda dari FSD, akan lebih bagus bila dibentuk sebagai pembagi tegangan /voltage dividerdengan konfigurasi resistor 100Ω di bagian atas dan 68Ω di bagian bawah, pin anoda disambungkan di tengah-tengahnya.

Untuk pin katoda, gunakan transistor tipe PNP seperti 2N2907 (transistor PNP tipe apapun dengan Emitter-Base-Voltage/ VEBO= 5V dan limit arus kolektor / ICdi atas 375 mA — jumlah pin x IF ⇒ 15 x 25 mA = 375 mA — dapat digunakan, perhatikan absolute maximum ratingdari datasheettransistor yang akan Anda gunakan. Perhatikan bahwa 2N3906 tidak dapat digunakan karena IC-nya hanya 200 mA!). Untuk 2N2907 dengan DC Gainhfe= ±100x dapat digunakan resistor basis sebesar ±1,2 KΩ. Sambungkan kaki lainnya dari resistor basis dengan pin keluaran yang diset terbalik dari program (contoh: digitalWrite(pinCathode1, HIGH);berarti arus berhenti, LOWberarti arus mengalir).

Algoritma pemrograman:
1. Masukkan konfigurasi digit yang akan dinyalakan ke shift-register(lihat artikel tentang 74HC595untuk langkah-langkah memasukkan data ke shift register). Hubungan antara segmen dan pin dapat dilihat pada diagram konfigurasi pin di atas.
2. Tutup gerbang (logic HIGH) transistor dari pin katoda kedua (C2, pin#11 pada FSD) dan buka (logic LOW) gerbang transistor dari pin katoda pertama (C1, pin#16 pada FSD) selama 50 ms
3. Buka gerbang (logic LOW) transistor dari pin katoda kedua (C2, pin#11 pada FSD) dan tutup (logic HIGH) gerbang transistor dari pin katoda pertama (C1, pin#16 pada FSD) selama 50 ms
4. Selama tidak ada perubahan pada tampilan, ulangi ke langkah kedua. Untuk mengubah tampilan, ulangi dari langkah pertama, demikian seterusnya.

Langkah 2 dan 3 adalah langkah membuka/menutup gerbang katoda bersama / common-cathodesecara bergantian karena masukan pada pin anoda dari tiap segmen digit pertama dan kedua menggunakan pin yang sama. Supaya tidak membebani mikrokontroler, Anda dapat menggunakan rangkaian timer (misal menggunakan IC 555) dan inventer (gunakan transistor NPN + 2 resistor atau kalau mau praktis gunakan IC logic inverterseperti 74HC04) sebagai flip-flopotomatis.