Sensor nyala api / Flame Sensor Moduleini adalah modul praktis untuk mendeteksi nyala api dalam jarak antara 20 cm hingga 1 meter. Dengan memutar trimpot (trimmer potentiometer, komponen elektronika berbentuk kotak berwarna biru dengan celah berbentuk silang berwarna putih, putar menggunakan obeng yang sesuai) yang terpasang di modul ini kita juga bisa mengatur tingkat sensitivitasnya sehingga dapat juga digunakan sebagai sensor cahaya dari lampu bohlam / cahaya matahari.

Modul sensor yang bekerja dengan catu daya antara 3 hingga 5 Volt DC ini sensitif terhadap radiasi cahaya dari nyala api (fire flame, sensitif terhadap panjang gelombang cahaya 760 nM hingga 1100 nM yang merupakan spektrum warna dari lidah api) dengan sudut pandang ±60°, menggunakan IC pembanding tegangan (voltage comparator) LM393sebagai saklar keluaran digitalnya.

Pada sensor module ini terpasang 2 LED indikator, satu sebagai indikator catu daya (LED yang dekat pin VCC) dan lainnya (dekat pin DO / Digital Out) sebagai indikator saat nyala api terdeteksi.
Berikut contoh Arduino Sketch untuk memroses sinyal dari flame sensorini:
// Pin DO disambungkan dengan pin#7 di Arduino

voidsetup() {
pinMode(7, INPUT); // DO dari Flame Sensor
pinMode(13, OUTPUT); // Built-in LED
}

voidloop() {
if(digitalRead(7) == HIGH) {
digitalWrite(13, HIGH); // nyalakan LED
// masukkan tindakan lain saat api terdeteksi di sini
}
else{
//api tidak terdeteksi
digitalWrite(13, LOW); // matikan LED
}
}