Relayadalah komponen elektronika untuk aplikasi saklar tegangan tinggi (listrik PLN, 125-250 VAC) melalui koil yang dapat dikendalikan oleh mikrokontroler. Arus yang dapat ditangani relay buatan Songle ini maksimum sebesar 7A (pada 240 VAC / 28 VDC) hingga 10A (untuk AC 125 Volt), artinya Anda dapat menggunakan komponen elektro ini untuk mengendalikan peralatan elektronik yang tersambung ke listrik PLN (220 VAC) hingga lebih dari 1500 Watt.

Relay ini memenuhi standar ISO-9002, dan dikenali oleh badan sertifikasi yang diakui secara internasional seperti CCC (nomor berkas CH0052885-2000), UL/CUL (nomor berkas E167996), dan TUV (nomor berkas R9933789). Tipe yang kami jual adalah tipe SL-C (terisolasi / sealed type, sensitivitas tinggi (0,36W), dan bentuk kontak C)

Untuk mengarahkan koil relay ini diperlukan arus (nominal current) sebesar 71,4 mA dengan hambatan koil sebesar 70Ω±10%. Beban induksi (inductive load, cosφ=0.4 L/R=7ms) sebesar 3A pada 120VAC/28VDC.

Perhatian untuk pengguna Arduino: Jangan sambungkan pin keluaran digital Arduino Anda secara langsung ke koil relay ini. Maksimum arus yang diperkenankan per pin Arduino adalah 40 mA, relay ini memerlukan hampir dua kali lipat dari batasan maksimum. Gunakan transistor tipe NPN (contohnya 2N3904 / BC548) dengan kolektor (C) tersambung ke koil (terminal koil lainnya sambungkan dengan catu daya 5V via resistor 68Ω ½W), basis (B) tersambung secara seri via resistor 2KΩ (atau 1K8 kalau 2K tidak tersedia) dengan pin digital Arduino, dan emitor (E) tersambung ke GND. Tambahkan TVS (Transient Voltage Suppressor)antara kedua terminal koil untuk melindungi Arduino Anda dari lonjakan tegangan akibat induksi. Alternatif proteksi lainnya bisa dengan menggunakan optokopler (optocoupler).